Mau Tahu Resiko Aborsi Secara Ilegal ? Simak pemaparan berikut.

Di zaman sekarang, pergaulan bebas di kalangan remaja semakin marak. Akibat dari pergaulan bebas yang diluar kontrol dari orang tua, tidak sedikit yang mencoba seks bebas dengan pasangannya. Awalnya hanya penasaran dan coba-coba, namun anak-anak dibawah umur ini yang emosinya masih labil, akhirnya banyak yang mengalami hamil diluar nikah. Dengan alasan malu dan takut keluarga mereka tahu, akhirnya mereka nekat menggugurkan kandungan pada usia dini.

Mirisnya, karena mereka tidak punya cukup biaya untuk ke dokter spesialis kandungan, banyak yang menggugurkan kandungan mereka dengan cara ilegal alias di dukun beranak. Padahal, menggugurkan kandungan dengan cara ilegal memiliki risiko yang jauh lebih berbahaya dari pada menggugurkan kandungan di dokter spesialis kandungan, karena cara dan alat yang digunakan sangat tidak steril dan tidak profesional. Namun, rasa takut, malu, menyesal, dan tidak bertanggung jawab mengalahkan segalanya. Aborsi dengan cara ilegal satu-satunya solusi yang mereka lakukan.

Sementara, banyak diluar sana pasangan yang tidak kunjung hamil bertahun-tahun dan banyak yang keguguran sehingga tidak kunjung memiliki keturunan. Tetapi, para pelaku seks diluar nikah ini dengan mudahnya menggugurkan kandungan tanpa berfikir panjang mengenai resikonya.

Berikut adalah Resiko Aborsi Secara Ilegal yang harus kalian tahu, supaya kalian bisa lebih bijak dalam bertindak.

  • Terjadinya pendarahan yang sangat parah

Akibat dari tindak aborsi ilegal yang dilakukan oleh orang yang tidak profesional menyebabkan kerusakan pada leher rahim, sehingga menimbulkan pendarahan cukup parah yang sangat membahayakan si ibu. Harus menempuh cara operasi untuk menghentikan pendarahan tersebut. Kerusakan organ lainnya seperti usus dan kandung kemih yang letaknya dekat dengan rahim dapat menyebabkan pendarahan

  • Infeksi

Infeksi disebabkan oleh alat medis tidak steril yang dimasukkan ke dalam rahim pada saat proses aborsis. Infeksi bisa terjadi karena sisa janin yang masih tersisa di dalam rahim.

  • Terjadi gangguan mental

Selain resiko medis, seorang wanita yang terpaksa melakukan aborsi juga mengalami trauma. Setelah melakukan aborsi, si pelaku akan mengalami kecemasan yang parah dan bisa berujung depresi bahkan percobaan bunuh diri.

  • Terjadinya gangguan apabila hamil kembali

Bermacam-macam akibat buruk yang didapat oleh wanita yang berkali-kali melakukan aborsi, contohnya apabila hamil kembali maka bayinya akan lahir prematur. Masalah lain juga terjadi pada bayi tersebut seperti gangguan pada organ bayi. Akibat paling parah bahkan tidak bisa hamil sama sekali. Dan kemungkinan paling tinggi adalah risiko perdarahan dan trauma rahim yang membuat seorang wanita sulit hamil.

Dari pemaparan diatas sudah bisa dibayangkan akibat dari melakukan aborsi secara ilegal. Bukan hanya merasakan sakit yang luar biasa, melainkan ganggaan psikis bahkan kematian bisa saja akan dialami oleh pelaku aborsi. Lebih baik kita menghindari hal ini terjadi dengan cara menjauhi seks bebas. Jika sudah kejadian, maka banyak sekali pihak yang dirugikan.

 

Category
Tags
No Tag

No responses yet

    Leave a Reply

    × Chat Via WA